• Sun. Jan 11th, 2026

Guru Berbagi

Inspirasi, Kolaborasi, Transformasi

Download File Asesmen diagnostik kognitif dan non kognitif

Asesmen diagnostik dapat dilakukan melalui berbagai metode, di antaranya:

  1. Tes Tertulis: Tes tertulis yang dirancang khusus untuk mengevaluasi pemahaman siswa terhadap materi pelajaran tertentu. Tes ini bisa berupa pilihan ganda, esai, atau isian singkat.
  2. Wawancara: Melalui wawancara, guru dapat menggali lebih dalam tentang pemahaman dan pandangan siswa terhadap materi pelajaran. Wawancara memungkinkan guru untuk mendapatkan informasi yang lebih personal dan mendetail.
  3. Observasi: Observasi langsung terhadap aktivitas belajar siswa di kelas juga merupakan metode asesmen diagnostik yang efektif. Guru dapat mengamati cara siswa berinteraksi dengan materi, rekan sekelas, dan bagaimana mereka menyelesaikan tugas-tugas tertentu.
  4. Portofolio: Mengumpulkan karya-karya siswa dalam portofolio memberikan gambaran yang komprehensif tentang kemampuan dan perkembangan mereka dari waktu ke waktu.

Implementasi Asesmen Diagnostik

Untuk mengimplementasikan asesmen diagnostik secara efektif, langkah-langkah berikut dapat dilakukan:

  1. Merancang Instrumen Asesmen: Guru perlu merancang instrumen asesmen yang sesuai dengan tujuan dan materi pelajaran. Instrumen ini harus valid, reliabel, dan dapat mengukur apa yang ingin diketahui.
  2. Mengumpulkan Data: Data dikumpulkan melalui metode yang telah dipilih, baik itu tes tertulis, wawancara, observasi, atau portofolio.
  3. Analisis Data: Data yang telah dikumpulkan dianalisis untuk mengidentifikasi pola, kekuatan, dan kelemahan siswa. Analisis ini akan menjadi dasar untuk merencanakan strategi pembelajaran selanjutnya.
  4. Memberikan Umpan Balik: Hasil asesmen harus dikomunikasikan kepada siswa dengan cara yang konstruktif. Umpan balik yang baik akan membantu siswa memahami kekurangan mereka dan memberikan motivasi untuk belajar lebih baik.
  5. Perencanaan Intervensi: Berdasarkan hasil asesmen, guru merencanakan intervensi yang diperlukan untuk membantu siswa mengatasi kesulitan dan mencapai tujuan belajar mereka.

Download File Disini

 

Baca Juga :  Download Draf Penyusunan Kurikulum Operasional Satuan Pendidikan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *